Tampilkan postingan dengan label jurnal. Tampilkan semua postingan

Jurnal Umum


 


بِسْــــــــــــــــمِ اﷲِالرَّحْمَنِ اارَّحِيم
Buku Jurnal Adalah buku harian untuk mencatat transaksi keuangan menurut urutan tanggal ke dalam kelompok akun debet dan akun kredit. Dalam akuntansi keuangan dikenal dua jenis buku jurnal, yaitu jurnal umum dan jurnal khusus. Jurnal Umum digunakansebagai media untuk mencatat seluruh jenis transaksi keuangan tanpa terkecuali. Buku jurnal khusus digunakan sebagai media untuk mencatat transaksi-transaksi tertentu yang menjadi bagian dari jurnal khusus yang bersangkutan. Dalam Praktik, perusahaan dapat memilih penggunaan jenis buku jurnal sesuai dengan kebutuhannya. Adapun dasar pemilihan jenis buku jurnal yang akan digunakan adalah faktor efesiensi dan efektifitas bagi perusahaan tersebut.

Dalam Pembahasan kali ini akan dibahas tentang jurnal umum. Tujuan penjurnalan adalah  untuk   mengidentifikasi,   menilai,   dan mencatat  dampak  ekonomi  dari  transaksi  terhadap perusahaan secara kronologis,  untuk  mempermudah pemindahan ke dalam perkiraan. Menjurnal atau penjurnalan adalah proses pencatatan transaksi keuangan kedalam buku jurnal sesuai urutan terjadinya.Pencatatan transaksi ke dalam jurnal umum ini merupakan tahap kedua dari Siklus Akuntansi setelah kita Menganalisa Bukti Transaksi.

Manfaat Jurnal Umum

Kita perlu melakukan proses pencatatan dalam buku jurnal karena dengan jurnal kita dapat mengetahui  hal- hal sebagai berikut:
a. Dianalisa apakah itu akan berakibat bertambahnya atau berkurangnya satu atau lebih perkiraan
b. Dianalisa jumlah yang harus dicatat kepada satu perkiraan atau lebih
c. Dianalisa apakah satu/atau lebih perkiraan di debet atau kredit
d. Dianalisa bahwa akibatsuatu transaksi jumlah jangka rupiah yang harus di debet dengan yang harus di  kredit harus sama
d. Dapat dibuat tanda/reference bahwa suatu jumlah telah diposting ke perkiraan yang sesuai dengan di buku besar. Sesuai dengan nomor perkiraan
Bentuk jurnal Umum atau format jurnal umum terdiri dari kolom-kolom sebagai berikut:

Format Jurnal Umum
Keterangan format jural umum:
a. Tanggal, merupakan hal yang sangat penting karena memungkinkan kapan terjadinya transaksi
b. Kolom nomor bukti
Digunakan untuk mencatat nomor bukti transaksi yang menjadi  dasar terjadinya suatu transaksi.                                                                                                                                                           c. Nama perkiraan/ akun, atau rekening
d.Kolom referensi (ref)
Kolom referensi digunakan untuk mencatat nomor rekening yang bersangkutan. Kolom referensi ini diisi jika rekening yang bersangkutan  angkanya telah dipindah kedalam buku besar.
e.Kolom debet, menunjukkan jumlah yang didebet
f. Kolom kredit, menunjukkan jumlah yang dikredit.

Fungsi Jurnal Umum

Jurnal umum bagi suatu perusahaan mempunyai beberapa fungsi sebagai berikut:
 1. Fungsi Analisis
Yaitu untuk menentukan perkiraan yang di debet dan perkiraan yang dikredit serta jumlahnya masing-masing.
2 Fungsi Pencatatan
Yaitu untuk mencatat transaksi keuangan dalam kolom debet dan kredit serta keterangan yang perlu
3.  Fungsi Historis
Yaitu untuk mencatat aktivitas perusahaan secara kronologis.
4. Fungsi Instruktif
Yaitu jurnal berfungsi sebagai instruksi dalam memposting kedalam buku besar
5. Fungsi Informatif
Yaitu jurnal berfungsi memberikan informasi untuk mencatat bukti transaksi

Prosedur Penyusunan Jurnal Umum

Proses pencatatan / penjurnalan mengikuti lima langkah berikut ini:
a) Mengidentifikasikan transaksi dari dokumen sumbernya, misalnya dari slip deposito   bank, penerimaan penjualan dan cek.
b) Menentukan setiap perkiraan yang dipengaruhi oleh transaksi tersebut dan mengklasifikasikan berdasarkan jenisnya (aktiva, kewajiban atau modal).
c) Menetapkan apakah setiap perkiraan  tersebut mengalami penambahan atau pengurangan yang disebabkan oleh transaksi itu.
d)  Menetapkan apakah harus mendebet atau mengkredit perkiraan.
e)  Memasukkan transaksi tersebut kedalam jurnal

Kesimpulan
Penjurnalan adalah suatu tahap dalam siklus akuntansi yang bertujuan untuk   mengidentifikasi,   menilai,   dan mencatat  dampak  ekonomi  dari  transaksi  terhadap perusahaan secara kronologis,  untuk  mempermudah pemindahan ke dalam perkiraan. Setelah dilakukan penjurnalan maka saldo dari masing-masing akun yang didapat dari penjurnalan diposting ke Buku Besar. 
Demikian Pembahasan untuk Jurnal Umum, untuk meningkatkan pemahanan tentang cara penyusunan jurnal umum silahkan baca postingan cara mudah menyusun jurnal umum dengan benar dalam blog Akuntansi Pendidik.

Read more

apa itu jurnal??

 Kalian diberi tugas oleh guru kalian untuk membuat sebuah jurnal ? sebelumnya kalian sudah tahu belum pengertian jurnal ? nah jika kalian belum mengetahui arti jurnal, berikut ini saya berikan pengertian jurnal dari berbagai sumber yang saya kumpulkan dari google..

Istilah Pengertian
Jurnal Adalah terbitan berkala yang berbentuk pamflet berseri berisi bahan yang sangat diminati orang saat diterbitkan

Nah jika kalian disuruh buat jurnal yang pake embel-embel belakangnya sebaiknya kenali dulu sebagian jenis dari jurnal sebagai berikut:

Istilah Pengertian
Jurnal ilmiah Bila dikaitkan dengan kata ilmiah di belakang kata jurnal dapat terbitan berarti berkala yang berbentuk pamflet yang berisi bahan ilmiah yang sangat diminati orang saat diterbitkan.
Pengertian    Jurnal akuntansi jurnal adalah semua transaksi keuangan suatu badan usaha atau organisasi yang dicatat secara kronologis dan bertujuan untuk pendataan, termasuk di dalamnya jumlah transaksi, nama-nama transaksi baik mempengaruhi atau dipengaruhi, dan waktu transaksi berjalan. Proses pencatatan ini disebut penjurnalan. Jurnal dikenal juga sebagai buku pemasukan utama books of original entry karena menjadi tempat terjadinya pencatatan transaksi pertama atau penyesuaian pemasukan adjusting entries.
Pengertian  Jurnal Khusus Jurnal Khusus adalah jurnal yang dapat dikelompokkan sesuai dengan jenis transaksinya. Setiap terjadi transaksi, petugas pembukuan mengidentifikasi jenis transaksi yang terjadi dan mencatatnya ke dalam jurnal khusus. Misalnya jika dalam satu bulan perusahaan melakukan pembelian kredit sebanyak 50 kali maka petugas hanya akan berurusan dengan empat atau lima akun tergantung kebijakan perusahaan dalam mengklasifikasi transaksinya.
Sekian postingan Pengertian Jurnal ini semoga bermanfaat..
Read more